Daftar Umroh
> Klik Daftar Umroh <
Call: Eldin | Rini | Kiki | WA Zahra

Ibadah Umroh & Tata Caranya Sesuai Sunnah – Travel Zahara

Umroh akan menjadi ibadah yang sempurna jika Anda melakukan ibadah tersebut sesuai sunnah. Ibadah umroh yang sunnah adalah tata cara ibadah yang dilakukan menurut langkah-langkah Rasulullah SAW. Umroh merupakan serangkaian ibadah di tempat suci, dimana Anda harus memperhatikan ihram, tawaf, sai, bercukur, namun tanpa melakukan ibadah wukuf di Arafah. Selain itu, umroh juga dilakukan dalam waktu yang sama dengan ibadah haji. Sehingga, dapat dikatakan bahwa umroh merupakan ibadah haji kecil.

Apa Bedanya Ibadah Umroh Dengan Haji?

Umroh dapat dilakukan kapanpun Anda mau, sebab tidak ada ketentuan waktu yang diberikan. Akan tetapi, ketika hendak melakukan ibadah haji, maka sudah ada waktu yang telah ditentukan. Misalnya, jika menurut Sunnah Rasulullah SAW, ibadah umroh yang paling baik adalah yang dilakukan ketika bulan Ramadhan. Bahkan Rasulullah menyebutnya bahwa siapapun yang melakukan umroh pada saat Ramadhan, itu nilai ibadahnya sama seperti melakukan haji.

Tata Cara Ibadah Umroh

Saat melakukan umroh, tidak ada doa khusus yang dilakukan termasuk ketika thawaf. Namun, doa-doa pilihan di AlQuran dan Hadits adalah sunnah.

1. Ihram

Ihram bagi laki-laki dan perempuan boleh menggunakan pakaian apapun, namun harus menutup aurat dan menutup perhiasan secara sempurna. Sunnah sebelum menggunakan pakaian ihram adalah mandi besar. Ucapkan: “Labbaika ‘umratan, Labbaika allahumma labbaika, Labbaika laa syariikalaka labbaik, innalhamda, wanni’mata, laka wal mulka laa syariika laka.”

Berikut larangan-larangan ketika ihram:

  • Dilarang menggunakan penutup kepala bagi laki-laki seperti peci, kopiah,
  • Tidak boleh menggunakan pakaian dengan jahitan bagi laki-laki seperti kaos dalam, celana dalam.
  • Dilarang potong kuku, mencukur bulu atau rambut di badan
  • Dilarang memotong, mencabut atau mematikan tanaman
  • Tidak boleh menikah atau dinikahkan
  • Dilarang bersetubuh
  • Dilarang membunuh, berburu, atau membantu memburu binatang darat
  • Tidak boleh mengucapkan kata-kata kotor atau tidak baik
  • Dilarang berkelahi
  • Dilarang menggunakan minyak rambut juga parfum dan wangi-wangian lainnya

2. Ibadah Umroh Tawaf

Ketika Anda mengelilingi kabah sebanyak 7 kali putaran, ini adalah thawaf. Ketika mengelilingi kabah, arahnya harus berlawanan dengan jarum jam.

Tata cara ini dilakukan dengan berjalan yaitu mulai dari hajar aswad kemudian berjalan kembali ke hajar aswad. Dalam tiga putaran pertama, jalan harus lebih cepat, kemudian jalan biasa. Disepanjang tawaf, Anda harus membaca takbir dan berbagai doa yang Anda inginkan kemudian diakhiri dengan penutup doa “Robbanaa, aatina fiddunya hasanah, wafil aakhiroti hasanah, waqinaa adzaabannaar” di setiap akhir putaran.

3. Sa’i

Dalam rangkaian Ibadah umroh, Anda juga harus melakukan sa’i yaitu lari-lari kecil mulai dari bukit Safa, sampai di bukit Marwah. Berlari kecil dari Safa ke Marwah dihitung satu kali, kemudian dari Marwah ke Safa, dihitung satu kali.

4. Cukur Rambut/ Tahalul Setelah Sa’i

Jika Sa’i telah selesai, maka Anda dapat mencukur rambut, boleh dengan dipotong pendek atau dengan dipotong sebagian. Setelah bercukur, maka Anda telah menyelesaikan rangkaian rukun dalam umrah.

Pastikan Anda mempelajari seperti apa doa-doa yang harus dipanjatkan ketika melakukan rangkaian demi rangkaian ibadah untuk menyempurnakan umroh Anda. Dengan demikian, Anda sudah mengetahui bagaimana tata cara dalam menjalankan umroh yang sesuai dalam Islam dan menurut Sunnah. Kunci utamanya adalah terus mempelajari berbagai doa dan tata cara yang dibutuhkan jika ini adalah pengalaman pertama Anda dalam menjalankan umroh. Semoga bermanfaat dan selamat

Scroll To Top